PEMBELAJARAN JARAK JAUH

PROGRAM PEMBELAJARAN JARAK JAUH

MASA COVID 19

SMP NEGERI 2 KALINYAMATAN


     SEJAK diumumkan oleh Presiden Joko Widodo mengenai kasus pertama Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) pada awal Maret 2020 yang lalu, Indonesia kemudian dihadapkan pada masa pandemi. Hampir seluruh sektor kehidupan lumpuh, tidak terkecuali di bidang pendidikan. 

Apalagi saat itu, seluruh satuan pendidikan maupun lembaga pendidikan tinggi memasuki akhir semester genap dan akan menghadapi masa penilaian akhir tahun atau ujian sekolah, yang kemudian diikuti dengan penerimaan peserta didik baru (PPDB).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kemudian menyikapi kondisi tersebut dengan membuat sejumlah kebijakan. Pada pertengahan April 2020, Kemendikbud juga menayangkan program Belajar dari Rumah (BDR) yang disiarkan TVRI. Program ini diisi dengan berbagai tayangan edukatif dan menyenangkan sebagai alternatif pembelajaran bagi peserta didik, orang tua, dan guru.


Ada pula kebijakan berupa diterbitkannya Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 dan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemendikbud Nomor 15 Tahun 2020. Kedua surat edaran tersebut berisi pelaksanaan kebijakan pendidikan dan panduan penyelenggaraan belajar dari rumah dalam masa darurat penyebaran Covid-19.


Satuan pendidikan yang berada di daerah ZONA KUNING, ORANYE, DAN MERAH, dapat melakukan proses Belajar dari Rumah (BDR) sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar dari Rumah dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).


Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang pembelajaran yang diterapkan di SMP Negeri 2 Kalinyamatan, kita akan membahas terlebih dahulu beberapa tentang bentuk-bentuk pembelajaran.


Berikut macam-macam bentuk Pembelajaran yang perlu kita ketahui:


1.      Pembelajaran Tatap Muka

Yang dimaksud dengan pembelajaran tatap muka yaitu kegiatan/aktivitas pembelajaran dimana proses belajar mengajar dilaksanakan dalam lingkungan sekolah baik itu di ruang kelas maupun di lapangan sekitar Sekolah. Selama ini kita telah melakukan pembelaran tatap muka seperti pemberian materi, diskusi, umpan balik, penilaian dan refleksi hasil pembelajaran secara langsung dilaksanakan di Sekolah.


2.      Pembelajaran Jarak Jauh

Yang dimaksud pembelajaran jarak jauh yaitu kegiatan/aktivitas pembelajaran dimana dominan/mayoritas belajar mengajar dilaksanakan ditempat tinggal peserta didik. Dalam hal ini peserta didik akan mendapatkan materi dari Guru yang kemudian peserta didik mengerjakan tugas dari Buku Paket maupun LKS sesuai dengan arahan/intruksi dari Guru mata pelajaran. Setelah peserta didik menyelesaikan tugasnya kemudian Guru memberikan umpan balik bagian mana yang masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan.


3.      Pembelajaran Dalam Jaringan;

Yang dimaksud pembelajaran dalam jaringan yaitu kegiatan/aktivitas pembelajaran dimana aktivitas/kegiatan belajar mengajar dilaksanakan secara online. Aktivitas pembelajaran, umpan balik pengerjaan tugas, refleksi proses dan hasil belajar serta diskusi kelompok dilaksanakan dengan media online. Aplikasi Google yang sering digunakan sebagai media pembelajaran adalah Google Form, Classroom, Webex Meet, Zoom, Teams dan aplikasi Office 365 lainnya serta media lainnya.


Ada pembelajaran dalam jaringan yang berbayar seperti : Ruang Guru, Quipper, Pahamify, Zenius, Kelas Pintar, Bimbel BTW, edX, harukaEdu, DuoLingo, BYJU, dan masih banyak yang lainnya serta ada juga pembelajaran yang gratis tanpa membayar baik swasta maupun pemerintah yang menyediakannya, berikut media dan sumber belajar daring gratis.


MEDIA DAN SUMBER BELAJAR DARING

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN

KEBUDAYAAN


 Berikut beberapa media dan sumber belajar daring kementerian pendidikan dan kebudayaan yang bisa digunakan sebagai tambahan referensi belajar dengan gratis.


1.      Portal Bersama HadapiKorona

     https://bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id



2.      Rumah Belajar oleh Pusdatin Kemendikbud


     https://belajar.kemdikbud.go.id



3.      TV Edukasi Kemendikbud


    https://tve.kemdikbud.go.id



4.      Pembelajaran Digital oleh Pusdatin dan SEAMOLEC Kemendikbud


    http://rumahbelajar.id



5.      LamanGuru Berbagi


     https://guruberbagi.kemdikbud.go.id



6. SIAJAR oleh SEAMOLEC Kemendikbud


     https://lms.seamolec.org



7. Aplikasi Daring untuk Paket A, B, C


     http://setara.kemdikbud.go.id



8. Membaca Digital

     http://aksi.puspendik.kemdikbud.go.id/membacadigital/



9. Suara Edukasi

     http://suaraedukasi.kemdikbud.go.id



10.  Tatap Muka Daring Melalui Program SAPA Duta Rumah Belajar Pusdatin Kemendikbud, melalui Pusdatin.webex.com



11.Program Belajar dari Rumah TVRI

 

Pada pembelajaran dalam jaringan kita sering diminta untuk memasukkan email terlebih dahulu, ada beberapa jenis email dan yang sering digunakan adalah akun@gmail.com dan akun@yahoo.com atau akun@yahoo.co.id .

Langkah-langkah membuat email dapat dilihat di pencarian browser, salah satunya blog yang menyampaikan cara membuat email misalnya https://www.yakinbisa.com/2020/07/cara-membuat-email-baru.html 


Atau


https://www.yakinbisa.my.id/2020/07/cara-membuat-email-baru.html

  

Belajar dari Rumah Melalui Pembelajaran Jarak Jauh


Bentuk pembelajaran yang diterapkan di SMP Negeri 2 Kalinyamatan adalah bentuk pembelajaran Terpadu. Guru memadukan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Pembelajaran Tatap Muka diutamakan untuk melakukan kegiatan belajar yang esensial yaitu diskusi, refleksi dan praktik. Pembelajaran Jarak Jauh diutamakan untuk menyampaikan materi belajar dan tugas yang harus diselesaikan dirumah.


Yang dimaksud pembelajaran jarak jauh yaitu pembelajaran dimana aktivitas/kegiatan belajar mengajar dominan/mayoritas dilaksanakan ditempat tinggal peserta didik. Dalam hal ini peserta didik akan mendapatkan materi yang disampaikan dari Guru saat pembelajaran tatap muka kemudian peserta didik mengerjakan tugas baik dari Buku Paket, LKS maupun media lainnya yang sesuai dengan arahan/intruksi dari Guru mata pelajaran  Setelah peserta didik menyelesaikan tugasnya kemudian Guru memberikan umpan balik sebagai refleksi bagian mana yang masih perlu diperbaiki dan ditingkatkan.

 

Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang pembelajaran jarak jauh bertujuan untuk:


  1. Memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa, tanpa terbebani tuntutan menuntaskan seluruh capaian kurikulum kenaikan kelas maupun kelulusan.
  2. Memfokuskan pada pendidikan kecakapan hidup antara lain mengenai pandemi Covid-19.
  3. Memberikan variasi aktivitas dan tugas pembelajaran belajar dari rumah antarsiswa, sesuai minat dan kondisi masing-masing, termasuk mempertimbangkan kesenjangan akses/fasilitas belajar dari rumah.
  4. Memberikan umpan balik terhadap bukti atau produk aktivitas belajar dari rumah yang bersifat kualitatif dan berguna bagi guru, tanpa diharuskan memberi skor/nilai kualitatif.


TUGAS :

1. Silahkan kalian membuat email baru kemudian kirim pesan ke email sukron.arif@gmail.com Dengan judul Biodata dan isi pesan menyebutkan nama, alamat, asal sekolah, nomor HP/WA, alasan memilih sekolah di SMP Negeri 2 Kalinyamatan, Cita-cita yang diharapkan serta Pilihan Ekstrakurikuler yang ingin diikuti.


2. Untuk berlatih menggunakan Google Form silahkan klik tautan ini https://forms.gle/snwxoqGLjVBEEtHR6


Atau langsung isi dibawah ini



 

 

 


Zaenal Arif

Gemar mencoba sesuatu yang berkaitan dengan Aplikasi, tinggal di Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara 59467, Sedang belajar Pend. Matematika diunnes.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama